Perencanaan Keuangan Ala Milenial

Seperti apa perencanaan keuangan yang tepat bagi generasi milenial?


Senin (02/09/2019) - Sebuah acara dalam bentuk talkshow kembali diadakan di SYNRGY (30/8). Didukung oleh BCA dan Kumpul, kali ini dua startup Fintech, Finansialku.com dan IndoGold berkolaborasi untuk mengadakan acara tersebut. Mengangkat topik tentang perencanaan keuangan secara khusus acara ini menargetkan kepada generasi milenial.


Rista Zwestika, salah seorang Certified Financial Planner (CFP) dari Finansialku.com menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut. Perempuan yang akrab disapa Mbak Rista ini menyampaikan tentang pentingnya pengelolaan dan perencanaan keuangan bagi milenial untuk mencapai tujuan dan kebebasan finansial di masa depan. Di hadapan peserta yang hadir Rista juga tidak segan untuk berbagi pengalaman pahitnya berkaitan dengan kesadarannya terhadap dana darurat dan pemahaman keuangan bagi setiap individu


Kenapa topik perencanaan keuangan yang benar penting untuk diketahui milenial?


Pada sesi pertama dengan durasi 30 menit ini, Mbak Rista menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan penting dilakukan agar setiap individu dapat mengendalikan keuangannya dengan baik. Bukannya terbalik bahwa uanglah yang selama ini mengendalikan pemiliknya.


Mengendalikan uang berarti kita memiliki kuasa untuk menggunakan, menabung, bahkan berinvestasi demi mencapai tujuan-tujuan keuangan di masa depan. Sebaliknya, jika dikendalikan uang, individu akan merasa terus dikejar-kejar untuk mencari uang dan tidak pernah cukup memenuhi kebutuhan.


Pengelolaan keuangan memungkinkan milenial untuk menyusun target-target keuangannya di masa depan agar dapat tercapai sesuai harapan dan pada waktu yang diinginkan.


Langkah Dalam Merencanakan Keuangan


Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola dan merencanakan keuangan adalah dengan mengetahui secara pasti cash flow setiap pribadi. Setiap pemasukan baik dalam bentuk aktif maupun pasif beserta pengeluarannya harus dicatat sebaik mungkin dan direview secara berkala.


Selanjutnya, yang perlu dilakukan adalah membuat daftar prioritas pengeluaran. Hal yang seringkali menjadi kesalahan bagi kebanyakan orang adalah membelanjakan terlebih dahulu pendapatan dan menabung sejumlah sisa uang yang ada. Tetapi yang benar adalah sebaliknya, sisihkan sejumlah uang terlebih dahulu untuk ditabung dan kemudian diinvestasikan dengan tidak lupa membayar cicilan apabila memiliki kredit/cicilan, membayar zakat, sedekah, atau persepuluhan. Sisa dari pengeluaran tersebut baru digunakan untuk kepentingan lain seperti gaya hidup.


Akan tetapi hal yang paling penting adalah disiplin. Mbak Rista menyampaikan bahwa perencanaan keuangan sehebat apapun tidak akan berhasil tanpa kedisiplinan diri sendiri. Disiplin untuk menyisihkan hasil pendapatan ke tabungan investasi dan disiplin dalam membelanjakan uang tidak melebihi target. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan yang diharapkan.


Apa Hubungan Perencanaan Keuangan Dengan Investasi?


Perencanaan keuangan bukan hanya sebatas menghitung akumulasi uang yang dibutuhkan untuk tujuan tertentu dalam periode tertentu. Lebih dari itu, perencanaan keuangan memungkinkan seseorang untuk tidak tergerus dalam arus inflasi, dan hal ini dapat dilakukan melalui investasi.


Mengetahui maksud dari investasi, produk-produk investasi, profil risiko pribadi adalah hal-hal yang penting bagi setiap individu. Literasi keuangan yang memadai dapat membantu setiap individu untuk memahami pentingnya investasi, produk apa yang paling tepat dan disesuaikan dengan tujuan keuangan; jangka pendek (di bawah 12 bulan), jangka menengah (1-3 tahun), dan jangka panjang (di atas 3 tahun).


finansialku2

Kenapa Harus Investasi Emas?


Pembicara lain yang tidak kalah menarik adalah Indra Sjuriah. Dengan gelar yang sama sebagai CFP beliau merupakan Founder dari IndoGold, perusahaan yang kini memberikan fasilitas gadai, cicilan, dan jual beli emas dengan fasilitas titipan kepada masyarakat. Pada sesi pembicara kedua peserta yang hadir mendapatkan jawaban tentang mengapa harus berinvestasi emas?


Pak Indra menyampaikan bahwa dalam keluarganya terdapat kepercayaan tentang ‘Golden Ways’, berdasarkan pernyataannya golden ways yang dimaksud adalah banyak hal yang termasuk dalam rencana keuangan seseorang dapat dicapai melalui emas. Beliau memberikan contoh dana atau biaya pernikahan. Artinya kebutuhan biaya pernikahan yang berjumlah puluhan juta dapat dicapai dengan investasi emas, karena pada dasarnya nilai emas selalu naik. Dari awalnya hanya Rp20 ribu per gram hingga saat ini mencapai Rp700rb sekian per gram. Dengan berinvestasi emas seseorang bisa saja mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi dan mendapat keuntungan dari kenaikan harga emas tersebut.


Beliau juga menambahkan bahwa bukan berarti dengan berinvestasi emas akan membuat kita kaya raya, tetapi menurutnya apa yang bisa kita beli dengan emas dulu akan juga bisa kita beli dengan emas sekarang.


Rencanakan Keuangan Dengan Investasi Sejak Dini Untuk Mencapai Tujuan Keuangan Nanti

Melalui acara yang berdurasi sekitar dua jam ini, para peserta yang hadir dari kalangan milenial bisa mendapatkan poin-poin penting sebagai berikut:

1. Masa depan adalah sesuatu yang diketahui akan terjadi namun tidak ada yang tahu bagaimana masa depan itu akan terjadi

2. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan di masa depan, milenial mulai saat ini harus memiliki kesadaran tentang perencanaan keuangan

3. Segala sesuatu dapat direncanakan, dan rencana tersebut dapat dicapai melalui kedisiplinan

4. Salah satu jalan dalam perencanaan keuangan adalah investasi, salah satu bentuk investasi yang aman dan mudah adalah emas

5. Emas memungkinkan kita untuk tidak hanya berinvestasi untuk keuntungan tapi juga dapat digunakan sebagai simpanan dana darurat karena sifatnya yang likuid (mudah dicairkan)


Nah, melalui acara tersebut diharapkan milenial dapat menerapkan poin-poin pengetahuan yang didapat dalam kehidupan pribadi. Hal ini tidak hanya penting untuk mengendalikan keuangan saat ini tetapi juga menjadi langkah awal bagi milenial untuk dapat mencapai tujuan-tujuan keuangan dan bebas finansial di masa depan. Kuncinya adalah dengan berani memulai dan disiplin terhadap diri sendiri.