Sesi Sunset Talks SYNRGY Menghadirkan Legalku dan Finansialku

sunsettalk1


Kenali kendala-kendala utama saat memahami regulasi startup hingga belajar perencanaan keuangan yang baik tiap bulan


Selasa, (25/06/2019) - Salah satu program SYNRGY Innovation Hub, yaitu Sunset Talks telah kembali dilaksanakan bagi member SYNRGY. Sunset Talks merupakan sebuah sesi yang mengundang pembicara dari komunitas startup untuk berbagi wawasan umum dengan member di sore hari.


Sunset Talks kali ini dihadiri oleh Legalku dan Finansialku sebagai pembicara.


Muhammad Philosophi (Co-Founder Legalku) menjadi pembicara di Sunset Talks yang dilaksanakan pada Rabu, 31 Juli 2019. Legalku bergerak sebagai platform penyedia jasa legal secara online yang membantu para pengusaha untuk memulai usaha baik di lingkup mikro, kecil hingga menengah di wilayah Indonesia. Maka dari itu sesi yang dibawakan merupakan pembekalan para member akan regulasi yang ada bagi startup.


Didasari dengan kendala-kendala utama yang dialami UMKM, Philosophi menjelaskan mengenai regulasi dari sisi modal, produk, marketing, branding, hingga perizinan. Selain itu, para member juga diajak berdiskusi berdasarkan studi kasus beberapa perusahaan sebagai contoh kendala yang dialami oleh startup.


Sedangkan, pada 7 Agustus 2019, Rista Zwestika dari Finansialku mengajak member SYNRGY untuk melakukan perencanaan keuangan. Setiap orang ingin memiliki mimpi dan tujuan keuangan, seperti membeli rumah, kendaraan, menikah, menyiapkan biaya pendidikan anak dan lain sebagainya. Tapi tanpa ada perencanaan keuangan akan membuat mimpi itu semua hangus.


sunsettalk2


Rista menjelaskan cara yang tepat dalam mengatur keuangan setiap bulan dari penghasilan yang didapat. Perlu untuk mengetahui berapa persen setiap pengeluaran dan kebutuhan dari penghasilan. Rista memberikan contoh, dalam 100% penghasilan, bisa dibagi kedalam beberapa bagian pengeluaran seperti 30% kebutuhan hidup (bayar bulanan listrik, kost, hutang dan lain-lain), 20% investasi (nabung), 10% (memberi untuk menambah rezeki), 10% lifestyle (nonton, hangout), 10% protection (asuransi), 20% darurat (jika ada keperluan lain). Pembagian persen keuangan ini subjektif sifatnya, sesuai dengan penghasilan yang didapat dan pengeluaran yang dibutuhkan setiap orangnya.


Dua sesi Sunset Talks yang dibawakan oleh Legalku dan Finansialku sangat menginspirasi member SYNRGY, salah satunya Armand Dwinanda (Head of Operation and Business Development Danain). Menurutnya melalui Sunset Talks ini dia dan timnya bisa mendapatkan wawasan yang sangat diperlukan. Tidak hanya untuk startup tapi juga kebutuhan pribadi. “Saat Sunset Talks dengan Legalku jadi lebih tahu regulasi terkait fintech. Karena memang regulasi fintech masih sering susah dimengerti. Nah, kalau pas sama Finansialku jadi kepengen untuk atur keuangan lebih baik lagi sih. Mau coba caranya yang dikasih sama mba Rista waktu itu”, jelas Armand.


Penting sekali bagi startup untuk selalu mendapatkan wawasan yang baru untuk mengembangkan startup itu sendiri. Maka dari itu, SYNRGY hadir dengan berbagai program khusus bagi member untuk membantu mengembangkan dan mengakselerasikan startup menuju Indonesia yang lebih maju.