Melakukan Valuation untuk Menarik Investor dan Visit Kantor Pusat GOJEK

24Jul2019

Kenali empat cara startup valuation yang tepat sambil melihat suasana kantor startup terbesar di Indonesia

Senin (24/06/2019)Valuation dalam startup merupakan salah satu yang hal terpenting untuk melihat nilai dan perkembangan startup tersebut terhadap industri dan sektor yang ada. Hal inilah yang membuat SYNRGY bersama Digitaraya powered by Google Developers Launchpad memberikan kurikulum mengenai valuation bagi kedelapan startup terpilih.


Joshua Tanja (Manager Director of UBS), hadir untuk menjelaskan tahap-tahap apa yang diperlukan oleh startup dalam melakukan valuasi. Menurut Josua terdapat tujuh faktor valuation, yaitu: subjective, volatile, macro-micro factors, risk and return, management, business model, cash flow profile. Selain itu Joshua juga menjelaskan bahwa terdapat empat cara dalam menentukan cara valuasi yang tepat, yaitu melalui DCF, future valuation, multiples, comparable. Sebagai penutup, Joshua Tanja mengatakan bahwa di masa depan, bahwa banyak perusahaan asuransi akan lebih tertarik untuk menginvestasi pada perusahaan fintech. Maka penting sekali untuk memiliki valuation yang baik untuk bisa menarik investor.


Sebagai bagian dari BCA, Michelle Suteja (Director CCV), Eric Hendrickus (Investment Associate CCV), Jack Lontoh (Investment Analyst CCV) menjadi mentor bagi kedelapan startup, yaitu IndoGold, Jari, Kendi, Crowde, Bamms, Amalan, AgenKan, dan Bizhare dalam melakukan valuation terhadap setiap startup.


24Jul2019

Belajar dari kisah sukses startup lain

Pada bootcamp di hari ketiga ini, setelah makan siang di SYNRGY Innovation Hub, para startup, perwakilan dari Innovation Team dari BCA, beserta tim Digitaraya melakukan visit ke GO-JEK HQ.


Adi Prasetyo (VP Banking Innovation), menjelaskan mengenai GO-JEK yang kini lebih fokus pada payment cashless. Menurut Adi, 38% transaksi e-money telah melalui GOPAY. Melalui GOPAY juga membantu UKM dalam membuka rekening bank, mengakses penyedia layanan keuangan dan menerima pembayaran tanpa uang tunai sehingga kerja UKM jadi lebih efesien. Kini GOJEK sendiri sudah beroperasi di Indonesia, Singapore, Thailand, Vietnam dan Philliphines, dan telah di-download 125M, memiliki 300k merchants dan 1M pengemudi.


Sebagai penutup kedelapan startup, tim Digitaraya, dan tim BCA diajak untuk touring melihat kegiatan dan setiap sudut dari headquarter of GO-JEK.


Inilah keseruan dari Bootcamp SYNRGY Accelerator di hari ketiga. Tidak hanya belajar cara valuasi startup, tapi juga mendapatkan insight secara langsung dari venture capital BCA sehingga bisa menarik investor. Melakukan visit ke kantor pusat GOJEK juga menambahkan pengalaman baru dan networking bagi kedelapan startup terpilih.