Membangun Startup Melalui Partnership dan Proses Penjualan Produk Secara Efektif

22Jul2019

Adanya kerjasama dengan mitra akan memaksimalkan proses penjualan produk dan layanan startup

Selasa (23/07/2019) - 8 startup terpilih kembali lagi mengikuti rangkaian bootcamp di SYNRGY Accelerator. IndoGold, Kendi, Amalan, AgenKan, Bamms, Jari, Crowde, dan Bizhare telah melewati Bootcamp pertama yang diadakan pada akhir Juni lalu. Kini Digitaraya powered by Google Developer Launchpad menyiapkan serangkaian kurikulum yang harus dijalankan kedelapan startup dalam satu minggu kedepan.


Di hari pertama, 22 Juli 2019, Bootcamp diawali dengan diskusi bersama dengan Poltak Hotradero dari Bursa Efek Indonesia atau Indonesian Stock Exchange (IDX). Ekuitas atau stok perusahaan merupakan peninggalan dimana terdapat obligasi antara 3,5 tahun hingga 30 tahun ke atas. Poltak juga menjelaskan bahwa pinjaman bank memiliki siklus yang pendek, lalu diikuti dengan obligasi dengan siklus panjang dan terakhir ekuitas. Lalu mengapa Startup perlu memiliki ekuitas? Menurut Poltak Hotradero, karena biasanya sebagian perusahaan tidak melakukan lebih awal sehingga bisa dikatakan dari 10 startup, akan ada 6-7 startup yang ditutup.


Di sesi kedua, Andre Manuhutu, COO of Wahyoo, berbagi mengenai Landing Partnership. Perusahaan membutuhkan partners untuk membantu mengembangkan bisnis. Maka dari itu Andre Manuhutu menjelaskan dengan detail kepada para startup bagaimana mendapatkan partnership. Selain itu, Andre juga membagikan tujuh langkah dalam proses penjualan untuk mencapai target sehingga banyak yang tertarik menjadi mitra.


22Jul2019

Memperdalam proses penjualan, maka perlu produk/layanan yang memuaskan pasar. Di Sesi ketiga, Edward Widjonarko dari Cicil berbicara mengenai Produk Market Fit. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, perlu untuk membentuk persona yang berbeda sesuai dengan target kelompok, serta mengidentifikasikan nilai setiap kelompok pasar tersebut, sehingga dapat tersampaikan secara efektif.


Setelah mengikuti ketiga talks untuk menambahkan wawasan kedelapan startup, setelah itu masing-masing diberi kesempatan untuk berdiskusi one on one mengenai partnership dan produk market bersama dengan mentor-mentor berpengalaman. Para mentor yang mendampingi kedelapan startup adalah Edward Widjonarko (CEO of Cicil), Mario Nicholas (Oy! Indonesia), Iswara (Product Manager Kredivo/Finaccel), Prasetyo Andy Wicaksono (Bukalapak), Guntur Sarwohadi (Digitaraya), dan Samiaji Prasetya (Jojonomic).


Inilah kegiatan Bootcamp SYNRGY Accelerator di hari pertama. Dimana kedelapan startup terpilih belajar bagaimana berhasil mendapatkan partnership dan mentoring mengenai produk market fit sesuai dengan target pasar masing-masing startup. Masih banyak rangkaian kurikulum yang dijalani oleh para startup di minggu ini.