How to Reach Your Financial Goals in Digital Era

12Jul2019

Cerdas keuangan bersama Danain dan Finansialku.com

Jumat (12/07/2019) - Platform P2P Lending Danain dan Finansialku.com berkolaborasi mengadakan workshop bertemakan “How To Reach Your Financial Goals in Digital Era”, di SYNRGY Innovation Hub. Acara tersebut dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pengusaha, hingga profesional.


Dalam talkshow ini, Alex menceritakan bagaimana keputusannya untuk melakukan investasi pada pasar saham dilatarbelakangi oleh iklim hidup di Indonesia yang cenderung tidak berpikir jauh mengenai kondisi hidup di masa depan. Di masa milenial ini, kesadaran untuk melakukan investasi masih didasari pada kemungkinan untuk mendapatkan untung dengan cara cepat dan mudah. Alex justru melihat bahwa cara pandang ini adalah sesuatu yang keliru dikarenakan dua hal mendasar, yaitu: melakukan perencanaan keuangan, lebih khususnya perencanaan investasi, tidaklah mudah maupun cepat. Ditambah, melakukan investasi seharusnya diarahkan untuk mendapatkan keamanan finansial di masa yang akan datang.


Usai dibuka oleh Program Lead SYNRGY Innovation Hub, Richard Anggadiwirja, acara langsung diambil alih oleh Melvin Mumpuni (CEO & Founder Finansialku.com). Tajuk yang diusung Melvin dalam kesempatan itu pun sangat menarik, yakni “Make a plan and get your financial dreams come true.”


Dalam ulasannya, Melvin menuturkan berbagi hal terkait finansial, mulai dari perencanaan, kenyamanan, hingga keamanan keuangan. Ia pun menekankan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan perencanaan keuangan.


“Di antaranya menambah penghasilan, memperbaiki cashflow, siapkan dana darurat, asuransi, serta investasi. Selain itu, perlu juga untuk membuat anggaran dengan mengurutkan dari yang paling penting, menentukan tujuan yang ingin dicapai, dan jangan pernah lupa untuk selalu mencatat segala bentuk pengeluaran,” terang Melvin.


12

Antara perencanaan keuangan, investasi, hingga platform pengembangan dana yang aman, mudah sekaligus menguntungkan

Sementara itu, Head of Business Development & Operation Danain, Armand Dwinanda, mengungkapkan bahwa saat ini banyak orang yang kurang memperhatikan pengelolaan keuangan, bahkan cenderung konsumtif. Menurutnya, hal itu sangat disayangkan, mengingat bisa berdampak buruk bagi kondisi finansial secara keseluruhan.


Dalam kesempatan tersebut, Armand juga menjelaskan tentang fenomena layanan Peer to Peer (P2P) Lending yang saat ini tengah marak di masyarakat. Ia pun menerangkan tentang Danain yang merupakan platform P2P Lending pertama beragunan emas di Indonesia.


“Danain itu berbeda dari P2P Lending pada umumnya. Danain merupakan P2P Lending pertama di Tanah Air yang menggunakan agunan berupa emas atau logam mulia. Aset yang diagunkan pihak peminjam punya nilai lebih besar dibanding jumlah pinjaman yang diajukan,” jelas Armand.


Dengan hadirnya Danain di kancah P2P Lending dalam negeri, Armand berharap agar masyarakat tak perlu lagi takut untuk melakukan pengembangan dana, terutama secara online. Pasalnya, Danain menyuguhkan model bisnis yang aman, mudah, dan menguntungkan.


“Imbal hasil di Danain minimal 8%, maksimal 120% per tahun. Tenornya juga tergolong singkat, maksimal empat bulan. Jika dalam tempo empat bulan peminjam tidak melunasi pinjamannya, PT Mas Agung Sejahtera (PT MAS) selaku mitra Danain akan tetap mengembalikan pokok dan bunga kepada pendana tanpa potongan,” pungkasnya.


Acara yang bergulir sekitar dua jam tersebut berlangsung sangat hidup. Usai Melvin dan Armand melakukan presentasi, acara pun dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta tampak sangat antusias melontarkan pertanyaan demi pertanyaan kepada kedua penyampai materi tersebut.


Ditemui usai acara, salah seorang peserta bernama Soleh (26) mengaku senang bisa mengikuti workshop tersebut. Ia berharap agar acara serupa bisa diadakan lebih sering lagi.


Sementara mahasiswa bernama Ammar mengklaim bahwa acara yang dihelat sangat seru dan bermanfaat. “Bagi saya pribadi, acara seperti ini sangat bermanfaat. Saya jadi mengerti cara merancang finansial ke depan seperti apa. Untuk Danain, semoga bisa melakukan sosialisasi yang lebih sering ke kalangan mahasiswa. Dengan begitu, mahasiswa bisa memakai uangnya untuk investasi daripada buat main,” pungkas pria 21 tahun ini.