Delapan Startup Terpilih untuk SYNRGY Accelerator

19Jun2019

Kolaborasi antara BCA, Digitaraya dan Google dalam membangun ekosistem startup Indonesia untuk memajukan perekonomian Indonesia

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan Digitaraya Powered by Google Developers Launchpad meluncurkan program SYNRGY Accelerator yakni program akselerasi terbuka bagi startup yang memiliki ide dan inovasi untuk memajukan financial technology di Indonesia.


Resmi diluncurkan akhir Maret lalu, pada kesempatan ini SYNRGY Accelerator mengumumkan delapan startup terpilih yang akan bergabung dalam program akselerasi. Dibuka oleh Armand Hartono (Vice President Director BCA), beliau menjelaskan peran BCA dalam SYNRGY, yaitu memiliki peran sebagai bank (bangku) bersama untuk membangun komunitas yang saling berinteraksi dan bersinergi. Armand berharap hal ini dapat membentuk perputaran energi.


19Jun2019

Sama halnya dengan Armand, Octa Ramayana (Head of Accelerator Digitaraya), juga menjelaskan misi dari program akselerasi ini yaitu menjadi akselerator kelas dunia untuk mendukung startup Indonesia, dimulai dengan membangun ekosistem terlebih dahulu. “Hari ini ekosistem yang dibangun dimulai dengan kolaborasi antara Digitaraya, Google dan BCA. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan bisa membangun jalan.” jelas Octa.


Hermawan Thendean (Senior Executive Vice President Strategic Information Technology BCA), mengumumkan kedelapan startup yang terpilih untuk bergabung dalam program SYNRGY Accelerator, yakni Kendi, Agenkan, Jari, Crowde, Bamms, Bizhare, IndoGold, dan Amalan.


Setelah melewati beberapa seleksi, akhirnya terpilihlah kedelapan startup yang akan mengikuti program dan mentoring sesuai kurikulum yang tersedia selama tiga bulan kedepan. “Sharing, learning dan teaching adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Dan, bagi kami, sangat senang mendengarkan startup menjadi startup yang sangat besar. 8 startup punya kesempatan menjadi startup yang besar: banyak tantangan. Tapi, nanti bisa jadi startup yang punya dampak yang besar.” ungkap Hermawan.


Kurikulum yang dipakai merupakan bagian dari Google Launchpad yang telah dipakai oleh 11 negara. Dalam tiga bulan para startup akan mengikuti berbagai program seperti belajar diagnostic, design sprint, objective key result bertemu dengan partner, media dan diakhir akan ada demo day.


Salah satu startup terpilih, Crowde, empowering agriculture industry, digitalisasi finansial. mengungkapkan bahwa ikut sertanya dalam program SYNRGY Accelerator adalah untuk belajar bagaimana scale up, mendapat pengalaman dan networking. Sama halnya dengan Amalan, startup fintech asal Malaysia, ikut bergabung untuk bangun koneksi, menyediakan service finansial di Indonesia, membangun ekosistem fintech.


19Jun2019

Sebagai penutup, Jayaprawirya Diah (Head of Digital Innovation Solutions Group), mengungkapkan bahwa BCA masih belum banyak tahu mengenai startup, tapi BCA masih menjadi bagian satu ekosistem yang sama. “Maka dari itu melalui SYNRGY Accelerator bisa untuk bekerja sama dan belajar dari teman-teman. BCA siap membantu teman-teman startup dan bersama berkembang membangun perekonomian Indonesia.” jelas Jaya.


Rangkaian program SYNRGY Accelerator akan dimulai minggu depan dari 24 Juni 2019 hingga puncak program, Demo Day pada September 2019.