Rahasia Menciptakan Tim yang Solid dan Menguntungkan

27Mei2019

Membangun tim kerja dan memahami karyawan dapat membawa perusahaan menuju kesuksesan

Membangun kerja tim di sebuah organisasi merupakan hal penting yang dapat membawa keuntungan besar bagi sebuah perusahan. Melihat hal ini Beehive Drones, salah satu member SYNRGY Innovation mengadakan Talkshow bertajuk “The Secret of an Effective Talent Development Program”, pada 27 Mei lalu. Acara ini dihadiri oleh Michael Teoh, Founding Director & Lead Trainer sebuah perusahaan pengembangan sumber daya manusia bernama “Thriving Talents” asal Malaysia, Tangkas M Siahaan, Senior Manager Pertamina-Medco E&P Tomori, dan Anindita Pradana, Founder of Beehive Drones.


Melalui talkshow ini, Michael membagikan pengalamannya membantu lebih dari 500 perusahaan di lebih dari 40 negara untuk menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan sumber daya manusia. Di tengah isu yang berkembang di berbagai perusahaan di Indonesia mengenai sulitnya menangani angkatan kerja dari kelompok generasi Y dan Z atau yang sering disebut Millenial, Michael justru memandang hal ini bukanlah suatu hal yang perlu dipermasalahkan karena adanya perbedaan generasi tersebut.


Berdasarkan pengalamannya, seluruh angkatan kerja lintas generasi baik generasi X, Y atau Z memiliki benang merah yang sama yaitu sama-sama ingin dihargai dan dipenuhi kebutuhannya. Cara yang bisa dilakukan untuk memahami karyawan adalah dengan menciptakan engagement melalui komunikasi yang baik.


Thriving Talents, perusahaan yang dibangun oleh Michael memang selama ini lebih fokus untuk menangani angkatan kerja Millenial. Sederet korporasi multinasional tercatat sebagai klien-nya mulai dari Microsoft, Intel, Allianz, Petronas dan lain-lain.


“Masalah yang paling sering dihadapi terkait angkatan kerja Millenial biasanya mengenai turnover yang tinggi, kesulitan perusahaan menarik minat kelompok Millenial untuk bekerja di perusahaannya dll. Karena memang Millenial berbeda dengan generasi X, mereka tidak terlalu menganggap penting gaji dan jabatan melainkan aktualisasi diri”, kata Michael.


27Mei2019

Engagement dapat meningkatkan kinerja tim

Senada dengan Michael, Tangkas M Siahaan, Senior Manager Pertamina-Medco E&P Tomori, mengatakan bahwa memahami proses bisnis sebuah organisasi adalah hal penting untuk bisa memahami kebutuhan SDM dari divisi yang berbeda-beda. Karena kebutuhannya berbeda-beda, penanganannya menjadi sangat unik. Yang menarik, Tangkas mengatakan untuk menciptakan kenyamanan kerja karyawan, bahkan faktor internal stakeholder, seperti kebutuhan keluarga karyawan juga harus mendapat perhatian dari manajemen perusahaan.


Sementara itu, Anindita Pradana, Founder of Beehive Drones, juga berbagi cerita kesulitan yang dihadapinya saat membangun kultur kerja di perusahaannya. Meski karyawannya belum genap 10 orang, namun Anindita sadar bahwa karyawan adalah aset perusahaan yang harus ditangani secara serius. Oleh karena itu, ia tak segan mendatangkan trainer dari luar negeri untuk memberikan pembekalan kepada organisasinya agar kultur kerja yang positif terbangun dan tentunya akan membawa perusahaan startup-nya melesat terbang meraih kesuksesan.


Di akhir, Michael mengutip dari Richard Branson yang mengatakan, “take care of your employee first, then they will take care of your customer”. Dimana ia menjelaskan bahwa dengan menjaga karyawan terlebih dahulu pasti akan ada inovasi perusahaan yang terbentuk melalui engagement dengan karyawan. Maka Michael pun mengajak para hadirin untuk mulai bangun hubungan dengan karyawan melalui berkomunikasi dan tidak membentuk stereotip terhadap mereka.