Grand Launching SYNRGY Innovation Hub

Kolaborasi, Akselerasi, Inovasi untuk Membangun Ekonomi Indonesia melalui Fintech

Rabu (27/03), telah diresmikan SYNRGY sebagai program akselerator dan wadah kolaborasi komunitas startup oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerjasama dengan Digitaraya dan Kumpul. SYNRGY Innovation Hub mendukung perkembangan teknologi finansial yang memiliki beberapa nilai dasar seperti collaborate, accelerate dan infinite. Dimana dengan begitu SYNRGY dapat membuka peluang bagi startup untuk bisa berani melangkah, mencapai tujuan dan mendapatkan peluang besar dalam dunia teknologi finansial.


SYNRGY diresmikan oleh Jahja Setiaadmaja (President Director BCA), Armand W. Hartono (Deputy President Director BCA), Vera Eve Lim (Executive Vice President BCA), Marcus Foon (Program Manager Google), Nicole Yap (Vice President Strategy Digitaraya), dan Faye Alund (CEO & Co-Founder Kumpul) yang menunjukkan kolaborasi dan kesatuan untuk inovasi yang baru.


“SYNRGY merupakan kerjasama win-win solution yang ingin dibangun BCA bersama dengan startup-startup untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Selain itu SYNRGY juga akan menjadi co-working space yang menarik dan menyediakan program-program yang mampu membantu startup lebih berkembang tanpa dipungut biaya”, jelas Hermawan Thendean selaku Senior Excecutive Vice President BCA.


Excecutive Vice President BCA, Jayaprawirya Diah juga menjelaskan bahwa program-program yang akan diberikan merupakan hasil kerjasama antara BCA dengan Digitaraya dan Google. Kerjasama ini diharapkan mampu membentuk network yang baik antara startup dengan Google. Program-program yang akan diadakan diantaranya ada one-on-one mentoring, partnership secara korporat dan beberapa program lainnya. Program-program ini akan berjalan selama tiga bulan yang akan diikuti oleh delapan startup dalam satu batch. Startup juga sudah bisa mendaftarkan diri langsung di website resmi SYNRGY.

Berkembang ke depan untuk mengangkat masa depan Indonesia

Acara yang berlangsung di Manhattan Square, Jakarta Selatan ini juga mengadakan panel discussion yang dihadiri oleh Armand W. Hartono (Deputy President Director BCA), Armand Widjaja (President Director Central Capital Ventura), Marcus Foon (Program Manager Google), Nicole Yap (Vice President Strategy Digitaraya), dan Stanislaus Tandelilin (CEO & Co-Founder Modal Rakyat). Membahas tentang support fintech ecosystem and accelerator program, para panelis menjelaskan bahwa sekarang ini memang perlu untuk terus berinovasi.


“BCA harus restart terus 5-10 tahun, sudah hukum alam itu energi berubah bentuk, harus mengalir dan itu menjadi tantangan untuk bisa lebih muda.” kata Armand Hartono.


Sama halnya dengan Nicole yang mengatakan bahwa Innovation is important. Punya pemikiran yang terus mau maju dan berubah itu perlu dalam mengembangkan startup. Ini mengapa Digitaraya dan Google mau ikut berkolaborasi memberikan kurikulum yang tepat sehingga bisa membentuk ekosistem dan memiliki koneksi yang lebih luas bagi startup di Indonesia. Armand Widjaja dan Stanis pun menambahkan bahwa kredibilitas sebuah startup juga perlu diperhitungkan karena hal itulah yang akan dilihat oleh investor.


Hal inilah yang membuat SYNRGY dapat menjadi wadah yang tepat bagi startup untuk berkolaborasi, berinovasi dan bertumbuh hingga memberi dampak bagi keuangan Indonesia.


“BCA berkecimpung di dunia fintech berharap mampu memberi banyak sekali inovasi kedepannya. Di Indonesia, banyak middle class. Kalau tidak mulai dari sekarang, Indonesia akan ketinggalan. Berkembang ke depan untuk mengangkat masa depan Indonesia.” tutur Jahja Setiaadmaja (President Director BCA)