SYNRGY Innovation Hub

#HidupDalamSYNRGY

Kolaborasi dan berkembang bersama bukanlah hal yang mudah, terutama bagi generasi millenial yang hidup di era disruption, karena setiap hal dapat berevolusi dengan cepat ide yang tidak dapat beradaptasi dengan perubahan, cepat atau lambat dapat hilang dan digantikan dengan ide baru yang lebih inovatif. Revolusi yang dipengaruhi perkembangan dengan teknologi itu secara nyata dapat kita lihat dalam market shifting di industri telekomunikasi, handphone dengan fitur sms 10 tahun lalu digantikan oleh smartphone.


Langkah awal yang dapat dilakukan adalah kepedulian melihat apa yang dibutuhkan oleh konsumen saat ini, terutama keputusan-keputusan konsumen yang bisa dipengaruhi oleh external forces seperti perkembangan teknologi. Setiap perusahaan memiliki tuntutan untuk dapat bersahabat dengan teknologi dan mengaplikasikannya dalam praktek di pasar hari-kehari. Teknologi juga terkadang seperti pisau bermata dua, ketika kita dapat menggunakannya dengan bijak dan kreatif, teknologi dapat memberikan sebuah inovasi nilai yang dapat mengembangkan nilai perusahaan, namun jika dipergunakan dengan gegabah, teknologi juga dapat memberikan malapetaka.


Oleh karena itu, kemampuan untuk memilih dan memutuskan strategi yang tepat ketika ingin mengaplikasikan teknologi dapat dilakukan melalui proses market research, brainstorming, hingga focus group discussion antara sesama pelaku di industri yang sama. Dari langkah kedua itu, perusahaan diharapkan mampu untuk menemukan lubang yang perlu diisi dan segera mencari cara untuk membenahinya. Satu hal lagi yang perlu digaris bawahi adalah perusahaan bukanlah pemain tunggal di pasar, ada banyak pemain lainnya di segmentasi konsumen yang sama. Kompetisi yang semakin ketat ini terkadang membuat perusahaan khawatir, banyak yang terlalu cepat berlari dan berambisi namun berhenti di tengah jalan meskipun sudah berbenah. Mungkin, ini adalah saatnya untuk merombak pola pikir dengan merubah identitas lawan menjadi kawan.

SYNRGY: Strategi "co-exist" dengan startup fintech Indonesia

Salah satu strategi yang sedang marak dilakukan dalam era digitalisasi ini adalah “co-exist” atau collaboration existence. Pokok idenya adalah dengan menyatukan sebuah inovasi melalui kolaborasi lintas industri yang pada nantinya akan dilakoni sebagai jembatan untuk berjalan bersama. Strategi kolaborasi diharapkan dapat menjadi solusi untuk memberikan inovasi yang dapat mewadahi berbagai industri dengan latar belakang berbeda dengan misi yang sama.


Kolaborasi sebagai jembatan untuk berbenah dan berinovasi inilah yang sekarang sedang digagas oleh PT. Bank Central Asia, Tbk. dalam kolaborasi dengan Kumpul, dan Digitaraya, dengan mengahadirkan SYNRGY Innovation Hub, sebuah Tech-Hub yang berujuan untuk mempertemukan para pelaku startup untuk bersama mencari solusi keuangan yang inklusif melalui business model yang menyatukan teknologi dengan kebutuhan pasar yang aktual. Dalam ekosistem ini pula akan diadakan program akselerator bernama SYNRGY Accelerator yang akan dimulai Maret 2019. Para inisiator kolaborasi ini berharap dengan menyadarkan masyarakat akan pentingnya kolaborasi, semakin banyak pula bibit unggul yang akan dihasilkan negeri ini.