Kenali Bagaimana Cara VC Menilai Valuasi Startup

Valuasi merupakan perkiraan seberapa nilai sebuah perusahaan

Kamis (02/05), SYNRGY menyelenggarakan How VC’s Look Startup Valuation. Membahas bagaimana seorang VC menilai sebuah startup yang dihadiri oleh Eric Hendrickus yang merupakan Investment Associate dari Central Capital Ventura.


Central Capital Ventura (CCV) adalah anak perusahaan modal ventura dari Grup BCA yang memiliki tujuan untuk menjembatani kesenjangan antara startup fintech yang membutuhkan akses pendanaan. CCV membantu BCA menemukan teknologi baru yang dapat memberikan kesempatan bagi para pelaku startup untuk berkolaborasi dan berinovasi bersama dengan BCA.


Eric menjelaskan bahwa valuasi merupakan perkiraan seberapa nilai sebuah perusahaan. Ada faktor berwujud dan tidak berwujud yang dapat dimasukkan ke dalam penilaian, seperti pertumbuhan bisnis dan dampak sosial. Maka dari itu Eric membuka pembahasan topik dengan memberikan dua aspek umum yang dilihat sebuah perusahaan (VC) terhadap startup, yaitu dari sisi kualitatif dan kuantitatif. Aspek kualitatif untuk menilai sebuah perusahaan dapat dilihat dari ‘story’ mereka, salah satunya adalah dari pertumbuhan perusahaan, yang dilihat dari variasi produk yang ditawarkan dan cakupan market untuk menjual produk mereka, serta adanya dampak sosial. Sedangkan Aspek kuantitatif melihat dari sisi ‘number’, yaitu bagaimana ekonomi sebuah perusahaan, total addressable market dan serviceable addressable market.


“Kedua aspek ini sangat penting, apalagi saat fundraising. Jika startup founders yang berhasil dari kedua aspek ini adalah startup yang most likely akan berhasil saat fundraising.” jelas Eric.


Dua metode valuasi startup

Setelah itu Eric juga memberikan dua metode valuasi.


Comparable Transactions

Metode ini bekerja lebih baik di saat ada banyak startup yang memiliki bisnis model yang sama. Caranya adalah dengan melihat data transaksi sebelumnya dan mengukur KPI sehingga bisa menciptakan kelipatan rata-rata antara valuasi dan KPI. Hal ini dapat mengukur bagaimana startup dinilai. Selain itu, metode ini juga melihat fokus target market dan data fundraising sebelumnya.


Multiples

Cara kerjanya hampir sama dengan metode sebelumnya, hanya saja yang digunakan bukan startup yang sama, melainkan mengambil kelipatan dari pertumbuhan pasar dari perusahaan yang bergerak di industri yang sejenis. Metode ini berjalan dengan baik di segmen industri yang sudah stabil seperti SaaS dan eCommerce.


Di akhir Eric juga membagikan tips-tips untuk fundraising. Sebuah startup harus memiliki alasan yang tepat dan benar kenapa melakukan fundraising. Mereka juga harus dapat mengkomunikasikan story perusahaan dengan baik yang dapat diinterpretasikan dari penjabaran aspek kualitatifnya. Selain itu, dalam fundraising juga perlu untuk mengetahui numbers yang masuk hingga keluar dari sebuah startup. Eric telah menjelaskan bagaimana cara mengetahui keuangan startup melalui aspek kuantitatif. Dan yang terakhir dan yang terpenting adalah percaya diri. Percaya akan produk yang akan dijual.