PanduLisane: Disabilitas Tetap Punya Peluang Bekerja di

Cara perusahaan reguler merekrut pekerja yang disabilitas

Sabtu (27/04), SYNRGY bersama dengan Komunitas PanduLisane menyelenggarakan PanduLisane Internal Gathering. PanduLisane adalah singkatan dari Pandu (berarti untuk membimbing atau menemani) dan LISANE (tuLI - tuli, dakSA - cacat fisik, NEtra - buta). Didirikan sejak 2018, PanduLisane merupakan komunitas yang bertujuan untuk memimpin para penyandang cacat dapat memiliki kesempatan untuk lebih mudah mengakses fasilitas yang berguna bagi kehidupan mereka serta mendidik non-disabilitas untuk membangun lingkungan inklusif yang mendukung.


Pertemuan internal diawali oleh Arya Adhinugraha dari bagian Connection Building PanduLisane, yang membahas dan membagikan informasi bagaimana proses rekrutmen yang biasa dilakukan. Selain itu para peserta juga turut serta berbagi informasi berdasarkan pengalaman masing-masing. Informasi proses rekrutmen yang dibagikan selama diskusi akan dikumpulkan dan diidentifikasi untuk melihat perbedaan antara proses rekrutmen bagi penyandang cacat dan bagi yang bukan penyandang cacat.


Jika rekrutmen bagi non disabilitas memiliki tahapan yang perlu dilakukan seperti interview dan psikotes, berbeda dengan proses rekrutmen untuk disabilitas yang perlu untuk menyesuaikan kondisi disabilitas yang dimiliki. Seperti, melakukan psikotes hanya seperlunya dan harus ada pendamping selama proses rekrutmen. Bagi perusahaan yang menerima kandidat disabilitas, akan memiliki satu pegawai yang bisa berbahasa isyarat.


Dengan adanya internal gathering ini, diharapkan para peserta bisa memahami bagaimana harus mengikuti proses rekrutmen di sebuah perusahaan. Dan menambahkan tingkat kepercayaan peserta disabilitas bahwa mereka tetap memiliki peluang untuk bekerja di perusahaan reguler.