Financial Disruption in 2019

Perkembangan FintechTidak Mempersempit Peluang Startup

Kamis (14/03) telah diselenggarakan Financial Disruption in 2019 oleh SYNRGY Innovation Hub. Acara ini mengangkat tema perkembangan teknologi finansial di Indonesia. Bisa diketahui bahwa saat ini fintech telah mengubah peta layanan keuangan Indonesia yang dahulu hanya dapat bertransaksi secara tunai, kini menjadi bisa secara non-tunai, digital banking dan mudah untuk melakukan crowdfunding.


Acara menghadiri 3 pembicara yang merupakan profesional dan praktisi di industri keuangan, yaitu Michelle Sutedja sebagai Direktur di Central Capital Ventura, Dondi Hananto sebagai Partner di Patamar Capital, dan Marshall Pribadi sebagai CEO di Privy.id. Ketiga pembicara menceritakan bagaimana revolusi teknologi finansial dapat mengubah sebuah ekosistem melalui berbagai inovasi.


Sebagai CEO dari perusahaan digital signature dan digital identity di Indonesia, Marshall menyatakan bahwa sudah saatnya masyarakat Indonesia tidak perlu lagi untuk bertransaksi melalui ATM atau ke bank, karena akan ada satu akun yang mampu mengkoneksi ke beberapa akun bank lain yang dimiliki seseorang. Sama halnya dengan Dondi yang menyatakan bahwa perkembangan teknologi finansial tidak hanya dirasakan oleh generasi millenial saja, tetapi juga dirasakan oleh setiap masyarakat.


Perkembangan ini juga menjadi sarana bagi pengusaha-pengusaha muda untuk membangun startup di dunia fintech. Michelle mengajak para startup yang datang untuk tidak khawatir akan kompetisi di pasar, karena hal yang terpenting adalah fokus pada inovasi yang akan dibangun, visi dan tujuan awal pembentukan startup, dan partner yang mau berjuang bersama.